Review http://poetrapisces.blogspot.com/ on alexa.com

28/01/12

Cara Instal Corel Draw X3

Yogyakarta, Pada postingan kali ini kita akan mencoba bagaimana cara instal Corel Draw X3 ini. Bagi teman-teman yang mengalami kesulitan dalam menginstalnya maka disinilah solusinya.
Langsung aja beginilah caranya.

1. Masukan Kepingan CD / DVD Corel Draw X3 anda
2. Bagi yang tidak muncul auto palay anda bias membuka Drive DVD anda yang berisi corel Draw
3. Setelah itu pilih bahasa yang anda inginkan, Lihat Gambar, setelah itu klik OK



4. Klik Continue (Gambar 2)










5. Setelah muncul gambar seperti ini anda pilih Phone Corel










6. Maka akan muncul gambar seperti ini










7. Selanjutnya anda buka Crack, maka akan muncul tampilan seperti ini











8. Anda Copy paste Serial Number tersebut ke kotak Trial Serial number kemudian klik continue










9. Ceklis kotak I Accept, kemudian klik next










10. Kemudian anda isi kotak User name dan Organization sesuai dengan selera anda










11. Pilih fitur yang ingin anda install, kemudian klik Next










12. Tunggu sampai selesai klik Finish
13. Selanjutnya anda buka, start menu, corel draw
14. Maka akan muncul tamilan seperti ini , anda buka kembali crack, copy paste serial numbernya ke kotak Please enter your key, kemudian pilih Phone corel










15. Selanjutnya copy kode yang terdapat di Key, ke crack installation code, klik active. Selanjutnya anda copy kembali kode activation code, kemudian klik continue










16. Finish

Sekarang corel draw X3 anda sudah terinstal, bagi yang kurang faham silahkan bertanya di kotak komentar di bawah postingan ini

BY : ZULHAIRI


25/10/10

Instant-Fast-Bad Credit


terima kasih atas kunjungan Anda ke situs kami.

thank you for your visit to our site.

hi how are you today?

You know? You are lucky today because we will provide important information for you who want to borrow capital for business. easy and flexible terms and processes to get kredet quick and easy. you have to do enough to call, or send an application, here you will get a lot of advantages if done at a UK capital loan of this site.
Instant Loans,
Guaranteed Loans,
Bad Credit Loans Online

this information to tell your friends ...
And I hope my information will help you to overcome your financial problems
Okey ....

07/09/10

PERAWATAN ARSIP KERTAS

KAMPERISASI

Kamperisasi adalah salah satu kegiatan preventif pemeliharaan dilakukan dengan cara membersihkan arsip, boks arsip dan roll o’pack memberikan kapur barus secukupnya.

Kegiatan ini terutama dilakukan untuk arsip-arsip dinamis.

1.   Prosedur pelaksanaan kamperisasi

      a.    Membersihkan arsip dalam boks arsip yang meliputi :

             1)   membersihkan boks yang tersimpan diroll o’pack atau rak arsip.

             2)   mengeluarkan berkas dari dalam boks arsip.

             3)   membersihkan berkas dengan vacum cleaner.

             4)   memasukan kembali berkas dalam boks.

             5)   menata kembali boks ke dalam roll o’pack atau rak arsip

             6)   memberi tanda nomor ke dalam boks.

      b.   Membersihkan boks, meliputi:

             1)   mengeluarkan boks dari roll o'pack atau rak arsip

             2)   mengeluarkan arsip dari dalam boks

             3)   membersihkan boks dengan lap panil atau vacum cleaner baik bagian luar maupun dalam

             4)   menata kembali boks ke dalam roll o'pack atau rak arsip

      c.    Membersihkan roll o'pack, meliputi :

             1)   mengeluarkan boks dari roll o'pack atau rak arsip

             2)   memasang tanda MI

             3)   membersihkan debu pada roll o'pack dengan vacum cleaner

             4)   memasukan boks arsip ke dalam roll o'pack atau rak arsip sesuai urutan.

 FUMIGASI

Fumigasi adalah suatu tindakan untuk mencegah supaya kerusakan fisik arsip lebih lanjut dapat dihindari, mengobati atau mematikan faktor-faktor perusak biologis dan mensterilkan keadaan arsip agar tidak bau busuk serta menyegarkan udara agar tidak menimbulkan penyakit terhadap manusia.

Faktor biologis yang dapat merusak arsip antara lain serangga dan binatang pengerat.  Keberadaannya sangat berbahaya terhadap kelestarian arsip yang harus mendapatkan perawatan optimal.

 

Pelaksanaan fumigasi harus memperhatikan hai-hal sebagai berikut:

a.    Tepat dosis;

b.   Tepat sasaran hama;

c.    Tepat metode pelaksanaan;

d.   Tepat waktu pelaksanaan.

 

      1 .  Metode Pelaksanaan Fumigasi

Fumigasi dilaksanakan satu semester sekali. Pemilihan metode pelaksanaan fumigasi didasarkan atas volume dan jenis arsip yang akan difumigasi, sebagai berikut :

             a.    Fumigasi Ruangan

Metode fumigasi ruangan, dilaksanakan pada ruangan (depo) dimana arsip Tersebut disimpan yang memenuhi persyaratan tehnis, sehingga dimungkinkan tidak membahayakan dan dapat menjamin efektivitas pelaksanaan. Ruangan tesebut tidak perlu banyak memeriukan penutup ventilasi dan tidak akan terjadi kebocoran gas.

             b.   Fumigasi Dibawah Penutup

Fumigasi dibawah penutup dilakukan dalam ruangan / gedung yang besar tetapi volume arsipnya relatif sedikit. Arsip yang difumigasi ditutup dengan plastik polyetheline dengan ketebalan 0,l mm dan berat 100 miligram per meter kubik.

      2.  Bahan dan Sarana Fumigasi

             Sarana Fumigasi antara lain :

a.    Masker gas

b.   Mesin detektor

c.    Lampu halida

d.   Sarung tangan

e.    Jas lab

f.    Lack band.

g.    Timbangan kecil.

h.    Gelas ukur.

i.     Selang gelas

j.    Plastik polyethene.

      3.   Langkah - langkah fumigasi dengan menggunakan Mefthyl Bromide.

             a.    Pelaksanaan Fumigasi

1)   Pembukaan tabung gas secara periahan sesuai dengan konsentrasi yang diinginkan;

2)   Penutupan tabung setelah tepat konsentrasi;

3)   Pencabutan selang gas dan menutup kembali lubang bekas selang gas;

4)   Kontrol kebocoran selama fumigasi;

b.   Purna Fumigasi

1)   Pembukaan penutup setelah fumigasi;

2)   Membuka seluruh ventilasi agar semua sirkulasi udara dapat berjalan lancar;

3)   Pembebasan udara selama 6 - 12 jam;

4)   Pengontrolan udara dengan detector;

 PERAWATAN.

      1.   Membersihkan Arsip

Membersihkan arsip yang kotor dengan cara :

a.    Arsip-arsip yang kotor diletakkan di atas meja ada ruangan yang telah disediakan;

b.   Bersihkan kotoran yang menempel pada tiap lembaran arsip dengan alat yang tidak merusak arsip sesuai dengan jenis kotorannya ;

c.    Bersihkan kotoran debu yang menempel pada arsip di mulai dari permukaan tengah kertas ke arah yang berlawanan menggunakan spon, sikat halus, atau kuas dan untuk kotoran karena noda jamur (fungi), dapat digunakan penghapus karet;

d.   Untuk arsip-arsip yang dijilid seperti dalam bentuk buku, dapat menggunakan mesin penyedot debu kecil / ukuran kecil selama tidak merusak fisik kertas;

e.    Arsip yang telah dibersihkan disimpan pada tempat terpisah dari arsip yang sedang dan akan dibersihkan untuk ditata kembali.

      2.   Menghilangkan Noda / Bercak

Noda atau bercak yang menempel pada arsip yang susah menghilangkan dengan cara diatas, dapat menggunakan zat kimia sesuai dengan jenisnya :

a.    Menghilangkan lem kertas dengan air hangat;

b.   Menghilangkan laq dengan aseton ( aceton ) ;

c.    Menghilangkan minyak ter dengan gasoline dan bensin;

d.   Menghilangkan cat dengan campuran alkohol dan bensin;

e.    Menghilangkan wax dengan gasoline, kloroform ;

f.    Menghilangkan jamur dengan ethyle, alcohol dan bensin;

g.    Menghilangkan lumpur dengan air steril dan ammonia;

h.    Menghilangkan lemak / minyak dengan alcohol dan bensin;

i.     Menghilangkan lipstik dengan asam tatrate 5 % dicampur air;

j.    Menghilangkan pernis dengan alcohol, aseton;

k.   Menghilangkan Selotape dengan trighloroethane.

      3.   Merawat Arsip Basah

Arsip yang basah dan kotor dapat diselamatkan dengan

a.    Untuk kotoran debu dan lumpur yang melekat pada lembaran atau arsip buku, dapat dicuci menggunakan air dingin dengan detergen;

b.   Membersihkan kotoran tersebut, menggunakan spon atau kapas dengan tidak ditekan;

c.    Mengeringkan dengan cara :

1)   Menempatkan arsip pada ruangan yang kering dilengkapi dengan Exhaust Fan dipasang selama 24 jam, dan kelembaban udara di dalam ruangan antara 35 - 50 % RH.

2)   Arsip dalam bentuk lembaran diletak,,in lembar perlembar diatas kertas penyerap/jilidan, tiap lembar disisipi kertas penyerap dan diganti betu@ang kali setelah kertas peenyerap basah.

3)   Untuk mencegah tumbuhnya jamur, tiap 10 lembar arsip disisip@ kettas thymole.

      4.   Memutihkan Kertas

Warna kertas akan berubah karena berbagai faktor penyebab diantaranya oleh faktor usia dan kurangnya pemeliharaan arsip. Warna putih yang berubah dapat dikembalika kepada warna putih sebagaimana aslinya dengan cara memutihkan kertas dengan menggunakan larutan zat kimia.

a.    Cara memutihkan kertas

      1)   Persiapan

a.    Menyiapkan kertas yang menurut analisis dikategorikan telah mengalami perubahan warna, dihimpun, dikumpulkan, dan disiapkan untuk diproses.

b.   Menyiapakan sarana untuk memutihkan kertas sesuai dengan kebutuhan.

c.    Menyiapkan zat kimia :

(1)  Kalium permanganat;

(2)  Asam asetat;

(3)  Asam oskalat;

(4)  Natrium Sulfat;

(5)  Amonia;

(6)  Hidrigen peroksida;

(7)  Klorin / Chlorine (dalam berbagai bentuk)

2)   Perendaman

Zat kimia yang dipergunakan untuk memutihkan kertas bersipat asam dan dapat merusak Fisik kertas. Setelah proses pencucian, dilanjutkan dengan perendaman dalam larutan penghilang asam, sehingga dapat berbentuk buffer (zat penahan) dalam kertas.

3)   Pencucian

Kertas yang telah diproses, kemudian dicuci untuk dihilangkan zat kimia yang masih menempel pada saat memutihkan kertas yang dapat merusak serat kertas. Untuk menghindari kerusakan tersebut, dapat dilakukan dengan cara mencuci kertas secara berulang kali hingga bersih dari zat kimia tersebut.

      5.   Pencucian

Pencucian arsip adalah proses tindak lanjut dari pembersihan dan pemutihan kertas yang tidak dapat dilaksanakan pada saat proses tersebut. Sebelum pelaksanaan pencucian dilaksanakan, teriebih dahulu arsip harus diuji daya larut tintanya dalam air.

1)   Persiapan: menghimpun arsip-arsip kotor yang tidak bisa dihilangkan dengan cara membersihkan pada tahap pertama, yaitu arsip yang telah diproses pemutihan dan arsip-arsip yang kotor karena lumpur, kebanjiran, atau sebab lainnya.

2)   Menyiapkan sarana :

a)   Baskom plastrik berbentuk persegi berukuran lebih lebar dari uku yang akan dicuci atau bak penyucian yang telah disediakan di d@, laboraorium;

b)   Air bening steril secukupnya;

c)   Detergent;

d)   Alkohol;

e)   Timol (kewrtas Thymol);

f)    Kertas penyerap;

g)   Penghapus karet, spon, kuas, dan sikat halus;

h)   Plastik tipis;

i)    Exhaus Fan;

j)    Kipas angin

3)   Pelaksanaan pencucian

a)   Masukan air kedalam baskom / bak secukupnya

b)   Larutan deterjen dalam air

c)   Celupkan dan rendam arsip tiap lembar secara hati-hati kedalam baskom / bak

      6.   Perbaikan, dilakukan dengan cara rnenambal dan menyambung.

Menambal dan menyambung dilakukan untuk mengisi lubang dan bagian yang hilang pada kertas atau menyatukan kembali kertas yang sobek.  Di samping itu juga untuk memperkuat dan memperpanjang daya guna arsip kertas tersebut. Bahan-bahan yang dipergunakan harus memenuhi syarat :

a)   Kertas harus bebas lignin

b)   Mempunyai PH antara 5,5-8,5

c)   Mempunyai ketahanan sobek yang baik

d)   Mempunyai ketahanan lipat yang baik

e)   Mempunyai ketebalan dan berat yang sesuai

f)    Mempunyai ketahanan renggang yang baik

g)   Mempunyai kandungan zat pengisi dalam kertas di bawah 10%

PERALATAN KEARSIPAN

Peralatan yang dipergunakan dalam bidang kearsipan pada dasarnya sebahagian besar sama dengan alat-alat yang dipergunakan dalam bidang ketatausahaan pada umumnya, Peralatan yang dipergunakan terutama untuk penyimpanan arsip, minimal terdiri dari:
(a) Map
yaitu berupa lipatan kertas atau karton manila yang dipergunakan untuk menyimpan arsip. Jenisnya terdiri dari map biasa yang sering disebut stopmap folio, Stopmap bertali (portapel), map jepitan (snelhechter), map tebal yang lebih dikenal dengan sebutan ordner atau brieforner. Penyimpanan ordner lebih baik dirak atau lemari, bukan di dalam filing cabinet dan posisi penempatannya bisa tegak. Sedangkan Stopmap folio dan snelhechter penyimpanannya dalam posisi mendatar, atau tergantung (bila yang dipakai snelhechter gantung) di dalam filing cabinet, sedangkan portapel sebaiknya disimpan dalam almari karena dapat memuat banyak lembaran arsip.
(b) Folder
Folder merupakan lipatan kertas tebal/karton manila berbentuk segi empat panjang yang gunanya untuk menyimpan atau menempatkan arsip, atau satu kelompok arsip di dalam filing cabinet. Bentuk folder mirip seperti stopmap folio, tetapi tidak dilengkapi daun penutup, atau mirip seperti snelhechter tetapi tidak dilengkapii dengan jepitan. Biasanya folder dilengkapi dengan tab, yaitu bagian yang menonjoll dari folder yang berfungsi untuk menempatkan kode-kode, atau indeks yang menunjukkan isi folder yang bersangkutan.
(c) Guide
Guide adalah lembaran kertas tebal tau karton manila yang dipergunakan sebagai penunjuk dan atau sekat/pemisah dalam penyimpanan arsip. Guide terdiri dari dua bagian, yaitu tab guide yang berguna untuk mencantumkan kodekode, tanda-tanda atau indeks klasifikasi (pengelompokan) dan badan guide itu sendiri.
Jumlah guide yang diperlukan dalam sistem filing adalah sebanyak pembagian pengelompokan arsip menurut subyeknya. Misalnya guide pertama untuk menempatkan tajuk (heading) subyek utama (main subyek), guide kedua untuk menempatkan sub-subyek, guide ketiga untuk yang lebih khusus lagi, demikian seterusnya.
(d) Filing Cabinet
Filing cabinet (file cabinet) adalah perabot kantor berbentuk persegi empat panjang yang diletakkan secara vertikal (berdiri) dipergunakan untuk menyimpan berkas-berkas atau arsip. Filing cabinet mempunyai sejumlah laci yang memiiki gawang untuk tempat rnenyangkutkan folder gantung (bila arsip ditampung dalam folder gantung). Filing cabinet terdiri berbagai jenis, ada yang berlaci tunggal, berlacii ganda, horizontal plan file cabinet, drawer type filing cabinet,
lateral filing cabinet, dsb.
(e) Almari Arsip
Almari arsip adalah almari yang khusus digunakan untuk menyimpan arsip. Bentuk dan jenisnya bervasi, namun berkas atau arsip yang disimpan dalam almari arsip sebaiknya disusun/ditata secara vertical lateral (vertikal berderet kesamping), sehingga susunan arsip di dalam almari arsip sama dengan susunan arsip yang disusun ditata di dalam rak arsip.
(f) Berkas Kotak (Box file)
Berkas atau box file adalah kotak yang dipergunakan untuk menyimpan berbagai arsip (warkat). Setiap berkas kotak sebaiknya diperbgunakan untuk menyimpan arsip yang sejenis, atau yang berisi hal-hal yang sama. Selanjutnya berkas kotak ini akan ditempatkan pada rak arsip, disusun secara vertikal (vertikal berderet ke samping).
(g)Rak Arsip
Rak arsip adalah sejenis almari tak berpintu, yang merupakan tempat untuk menyimpan berkas-berkas atau arsip. Arsip ditempatkan dirak susun secara vertikal lateral yang dimulai selalu dari posisi kiri paling atas menuju kekanan, dan seterusnya kebawah
(h) Rotary Filling
Rotary Filling adalah peralatan yang dapat berputar, dipergunakan untuk menyimpan arsip-arsip (terutama berupa kartu).
(i) Cardex (Card Index)
Cardex adalah alat yang dipergunakan untuk menyimpan arsip yang berupa kartu dengan mempergunakan laci-laci yang dapat ditarik keluar memanjang. Kartu-kartu yang akan disipan disebelah atas kartu diberi kode agar lebih mudah dilihat.
(j) File yang dapat dilihat (Visible reference record file)
Visible reference record file adalah alat yang dipergunakan untuk menyimpan arsip-arsip yang bentuknya berupa leflet, brosur, dan sebagainya.

05/09/10

Hotel Booking


thank you for your visit to our site.

hai how are you today?
you know? you are a lucky today because we will give an important information for you. please visit this one " hotel booking "

sites that provide reviews and information on Hotel Reservation Online  Service, where you can booking room of your choice. you do not need to worry if your room booking is not in accordance with your taste for many and here a collection of hotels available all types and categories located all over the world.

this information to tell your friends ...
And I hope my information will help you to be able to rest comfortably and live happily.
Okey ....

01/09/10

Menentukan Lokasi / Site yang Tepat

Penentuan lokasi usaha, adalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan sistem pemasaran dan penjualan. misalkan keputusan memilih suatu lokasi terkait erat dengan target minimal penjualan yang harus dicapai. bila rata-rata terget minimal penjualan tidak tercapai, maka lokasi tersebut tidak tepat atau salah dalam menyeleksi. penentuan minimal target penjualan adalah berkait dengan berapa besar sewa atas lokasi tersebut.
secara klasik untuk menentukan lokasi yang tepat haruslah mempelajari aspek-aspek demografis dan psikografis, kehadiran kompetitor, ketersediaan layanan utilitas seperti listrik, telephon, air bersih, sekolah, rumah sakit, keadaan traffic, akses, tempat parkir, keamananm tidak banjir ketika hujan, aspek hukum (zoning dan peruntukan tanah) dan lain-lain.
dengan diberlakukan uu tentang tata ruang, maka perlu juga mengetahui aturan-aturan pamerintah daerah  tentang lokasi usaha. Hal yang paling mendasar perlu ditanyakan, adalah apakah lokasi usaha tersebut ramai diknjungi orang, pada hari kerja atau libur, siang malam atau keduanya? bagaimana citra (image) daerah/ lokasi tersebut, baik (positif) atau burukkah (negatif) dikaitkan dengan aspek keamanan dan kenyamanan? apakah potensial target target marketing akan tertarik datang ke lokasi usaha? diizinkan memasang signboar, bilboard, direct-sign dan lain-lain.
untuk menentukan lokasi yang tepat haruslah memperhatikan aspek ADI (areas of dominant influence), khususnya mengenai daya beli masyarakat rendah, tunda dahulu membuka usaha disitu.
sebenarnya menentukan lokasi yang tepat tidaklah sulit, asalkan mampu mengkombinasikan antara "ilmu" (science) dengan "seni" (art). penentuan lokasi usaha memang telah ada usaha dan formatnya yang baku, kita tinggal mengikuti saja. tetapi kadang kala kita juga perlu menggunakan insting bisnis. insting itu tumbuh dari pengalaman. dalam kajian saya, tidak sedikit usaha yang sukses, padahal lokasi tidak memenuhi syarat secara keilmuan. namun, saya tetap menganjurkan agar lebih mengutamakan "ilmu" karena lebih rasional dan terukur.
kalaupun sulit, itu lebih banyak karena faktor banyaknya cirect competitors di lokasi yang kita inginkan. sebab itu untuk menghindari kesulitan yang kadang muncul dalam menentukan lokasi yang tepat maka sebaiknya yang harus dilakukan adalah :
Pertama : memilki pedoman dan SOP yang baik tentang metode dan cara-cara seleksi dan pemilihan lokasi usaha. pedoman dan SOP itu harus tetap disempurnakan.
Kedua : rekrutlah tenaga-tenaga kerja yang handal dan telah berpenglaman dalam analisis lokasi. saya tahu cukup banyak perusahaan waralaba (asing & lokal) yang memiliki divisi khusus untuk seleksi pemilihan lokasi. misalkan, pakah McDonald's hanya menjual hamburger? tidak ! justru slah satu kekuatan adalah dalam menjual properti sebagai gerai McDonald's. memang, McDonald's memilki divisi khusus untuk pemilihan dan seleksi sekaligus tim negosiasi untuk menempati atau mengambil suatu lokasi / site gerainya.
hemat saya, hanya untuk menentukan lokasi / site belum perlu dilakukan dengan research. lebih baik buat saja divisi khusus atay business development / division. tetapi kalau mau di "out-sourced" pemilihan lokasi usaha kepada perusahaan yang khusus bergerak dalam bidang tersebut, mengapa tidak? atau ikut dalam workshop khusus yang diselenggarakan WALI mengetahui metode "site analisis" dalam franchise.

Amir Karamoy
AK Conculting

29/08/10

5 Ciri Franchisee yang Sukses

bisnis waralaba sangat menjanjikan sukses luar biasa. karena bisnis dengan sistem franchising mengandaikan bahwa bisnis tersebut sudah establish dan sudah terbukti berhasil. sehingga, jika sdikelola dengan baiksesuai standar yang ada kemungkinan sukses lebih besar.
namun, bisnis selalu mempunyai dua sisi : berhasil dan gagal. jika anda berniat bisni9s franchise, sebaiknya anda mengenali dulu diri anda dan mencocokan dengan ciri-ciri yang harus dimiliki sebagai franchisee.
adalima ciri yang bisa mendorong sukses seorang franchisee. memang sulit memiliki 5 ciri sekaligus. tetapi sebaiknya, anda memilki lebih banyak ciri sukses dari kelima ciri yang ada. berikut 5 ciri personal yang bisa membawa franchisee kepuncak sukses.
  • Anda Merasa Cocok
Franchisor akan menyertakan banyak penjelasan mengenai gambaran bisnisnya yang harus anda kerjakan setelah menjadi franchisee. bisakah anda meng-handle tanpa ada kontrol. misalnya, keberhasilan untuk mendekorasi outlet anda dengan cara anda? keberhasilan untuk mempromosikan produk baru melalui cara anda? jika anda memilki masalah engan kebebasan itu, maka menjadi franchisee bukanlah jalan terbaik untuk anda.
  • Anda Suka Bergaul
Sebelum menjadi Franchisee, pastikan bahwa anda bukanlah orang yang tidak percaya diri (minder). ini sangat penting bahwa anda harus merasa senang berada ditengah orang-orang  dan menikmati interaksi dengan pelanggan dan karyawan. pakah anda mempertimnangkan diri anda untuk menjadi percaya diri dan dapat menjadi bagian dari team leader?
  • Anda dapat sekali-kali bermain dengan bad guy
mendapat kesenangan bekerja dengan banyak orang adalah ciri penting bagi franchisee. ketahui lah bahwa bagaimanapun, anda tidak selalu dapat pujian dari belakang dan spirit ketika anda berbicara. dari waktu kewaktu, anda harus meletakan kaki anda dibawah diantara karyawan anda. apakah anda merasa nyaman dengan posisi seperti itu? jika perlu, apakah anda dapat memberhrntikan karyawan (PHK) yang memiliki kinerja buruk dan perilaku jelek.
  • anda merasa nyaman untuk meminta bantuan
meski anda berfikir bisa mendapatkan hasil investigasi mengenai bisnis bisnis franchise yang anda inginkan, dan meskipun anda berfikir dapat pengalaman sebelumnya sebagai pekerja, karyawan atau diseebuah tim tertentu, akan ada masanya anda membutuhkan bantuan orang lain.
anda perlu mencek ego anda dari waktu kewaktu agar punya keberanian untuk bertanya ke franchisor apa yang anda butuhkan. atau agar anda mudah mencari bantuan dari sisi lain dari bisnis franchiose. faktanya, anda memeng harus mencari bantuan atau nasehat ketika anda menjalankan bisnis franchise.
  • Anda Siap dengan waktu Anda
anda harus berharap bahwa bisnis anda menjadi besar dalam kehidupan sehari-hari anda. disini, dapatkah anda menangani kerja setiap hari dimana anda mungkin kurang menikmati waktu break anda..?? apakah anda cukup energi dalam menghadapi berbagai bisnis dan menanganinya agar bisa selesai. jika anda bisa menjawab "Ya", anda sudah bisa melangkah untuk sukses dibisnis franchisee.

26/08/10

Franchise

  • Sejarah Franchise-bagaimana berawal?
kata "franchise" berasal dari bahasa perancis kuno, yang berarti ke istimewaan atau kemerdekaan. ada banyak versi cerita bagaimana franchise dimulai. cerita yang pertama adalah mengenai negara bagian yang berusaha dalam mengumpulkan pajak, pemerintah akan memilih orang tertentu untuk mengumpulkan bayaran dalam area geografis yang diberi, "kolektor-kolektor" ini menyimpan sebagian bayaran yang mereka kumplkan dan kemudian mereka serahkan kepada paus.
yang lain bercerita franchising mulai ketika kerajaan lokal memberi hak istimewa untuk mengadakan pekan rayadan kegiatan perdagangan ecara bebas. pada dasarnya, ini adalah dukungan monopoli atas usaha komersial. praktek semacam ini terjadi sepanjang  pertengahan dan akhirnya menjadi bagian dari european common low. franchising terus terjadi sepanjang sejarah.
di tahun 1840-an, para pembuat bir jerman memberi hak eksclusif kepada kedai tertentu untuk menjual bir buatan mereka. lalu, pada 1851, perusahaan mesin jahit singer memberi peragenan / perwakilan terbatas untuk mesin jahit terkenal mereka. format, bahasa dan perjanjian kontrak dari perusahaan mesin jahit singer inilah yang masih dipakai sebagai model dokumen sampai hari ini. 
  • dimulai dengan : apa itu franchising?
franchising adalah sebuah cara dalam pendistribusian produk atau jasa. paling sedikit ada 2 pihak yang terlibat dala system franchise. satu, franchisor, orang yang meminjamkan system bisnis atau nama dagangnya. dan kedua franchisee, orang yang membayar initial fee dan royalti fee sebagai konpensasi dari penggunaan dnama dan system bisnis yang dimiliki franchisor. kerapkali, franchisor akan memberi full training dan support kepada franchisee-nya dengan sebaik-baiknya.
  • Bagaimana franchisor mendapatkan uang?
biasanya franchisor menjual hak franchise dengan harga awal yang biasa disebut denga istilah" franchise fee". dan franchisor tidak mengambil keuntungan dri franchisor fee ini, karena pada kenyataan biaya ini dipergunakan untuk mengganti segala biaya yang digunakan untuk men-set up dan memulai bisnis anda, mulai dari pengiklanan sampai latihan. biaya ini juga berkaitan dengan proses pembukaan sebuah unit franchise dipasar lokalnya. ketika anda sudah berada dalam bisnis,  baru franchisor akan menerima bayaran secara terus-menerus , seperti biaya royalti, yang diambil sebagai persentase penjualan. ada juga franchisor yang mendapat keuntungan dari penjualan suplay produk dan service kepada franchisee mereka.
  • mengapa franchisees mempunyai laju keberhasilan yang tinggi
franchise adalah sebuah system yang memberikan fdormula atau metode bisnis yang sukses. karena, semua strategi operasional sudah tersistemkan dan dibuat optimal sejak saat perusahaan diwaralabakan dan perusahaan dapat membantu para franchisees-nya atas semua tantangan yang terjadi.
perusahaan yang gagal biasanya terjadi disebabkan oleh kekurangan manajemen skill. dengan kerja keras, anda dan franchisor akan dapat menghindari dan mengatasi segala masalah yang terjadi. dalam survei dikatakan, sembilan dari sepuluh pemilik waralaba mengatakan bahwa bisnis mereka sukses.

courtesy of franchisesolutions.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More